Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 September 2012

Tarif Listrik Tidak Perlu Naik, Jika...

Dari tahun ke tahun, biaya listrik kita semakin mahal. Hal ini karena kenaikan tarif listrik yang semakin naik. Belum lama pemerintah menaikan tarif listrik, tahun depan ada wacana tarif listrik akan naik 15 %.

Aneh ya. Negara ini padahal penuh dengan sumber daya alam yang bisa dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik, apalagi energi terbarukan. Contohnya Air. Kita punya banyak air di lautan. Matahari? Sepanjang tahun kita ditemani dengan matahari. Panas bumi? Jangan ditanya. Indonesia yang memiliki banyak gunung berapi, pasti banyak energi panas bumi yang masih terkandung di dalam perut bumi Indonesia ini. Menunggu untuk dieksplorasi.

Ambil contoh panas bumi. Di Indonesia baru sedikit sekali pemanfaatan energi ini. Padahal, potensi panas bumi di Indonesia sangat besar. Juga kualitasnya bagus. Contohnya di Kamojang. Kamojang terkenal dengan uap yang sangat kering, sehingga tidak memerlukan perlakuan khusus terhadap uap tersebut.

Jika semuanya dieksplorasi secara maksimal dan dikelola dengan baik, saya yakin bahwa Indonesia tidak akan kekurangan listrik. Pemerintah juga tidak perlu mensubsidi tarif listrik, jadi keuangan negara bisa dihemat banyak. Tapi, jangan dikelola oleh pihak asing.

Kamis, 13 September 2012

Premium Langka. Salah Siapa?

gambar diambil dari ardisaz.wordpress.com
Baru-baru ini, ada wacana yang mengejutkan. Yaitu tentang hampir habisnya BBM premium untuk wilayah Jawa Barat dan Jakarta. Ini disebabkan karena jumlah kebutuhan akan premium lebih besar dari quota premium yang disediakan.

Bensin premium adalah bahan bakar yang disubsidi oleh pemerintah. Tujuannya untuk kendaraan bermotor yang tergolong biasa. Tetapi, kenyataan di lapangan berbeda. Banyak kendaraan mewah yang memakai premium. Padahal, itu kan jatahnya rakyat biasa seperti saya.


Kembali ke judul utama. Nah, disini saya mengamati ada beberapa hal yang cukup keliru -setidaknya menurut pandangan saya- tentang kebijakan untuk premium.

Yang pertama adalah soal pembatasan BBM jenis premium oleh pemerintah karena banyaknya kebutuhan BBM premium. Sampai kapan pun, pembatasan tidak akan bisa jika tidak diimbangi dengan penurunan penjualan motor atau kendaraan lain yang menggunakan premium. Percuma saja jika dibatasi. Ini seperti memaksa rakyat untuk menggunakan BBM non subsidi. Padahal, harganya bisa 2 kali lipat dari premium. Orang juga kalau disuruh milih, pasti milih premium
laaah.

Yang kedua adalah tentang subsidi premium. Katanya
kan premium itu sudah langka, lalu subsidi juga semakin membengkak. Kenapa tidak dialihkan saja subsidinya ke pertamax? Bukannya itu ajakan yang lebih baik untuk menggunakan pertamax. Saya yakin, jika pertamax disubsidi, banyak yang pakai pertamax.

Yang berikutnya, teman-teman yang nambahin deh. Agar menambah ilmu baru dan pengetahuan yang baru.


Saya menulis artikel ini karena ingin mengutarakan pendapat saya saja. Mohon maaf jika susunan kata-katanya amburadul dan mungkin pendapatnya juga agak melenceng ataupun salah. Saya hanyalah seorang mahasiswa Teknik Energi yang mencoba menulis tentang keadaan negaranya yang kesusahan BBM, padahal negara ini kaya akan minyak. Think!

Penulis: Bayu Susanto

Selasa, 05 Juni 2012

Kuliah Umum Perdana : Cihanjuang Inti Teknik

Hari Senin di Jurusan Teknik Konversi Energi tidak seperti biasanya. Hari yang biasanya banyak orang malas dan tidak bersemangat untuk kuliah. Namun, tidak di Jurusan Teknik Konversi Energi. Hari Senin tanggal 4 Juni 2012 merupakan hari yang mungkin tidak akan dilupakan. Kenapa?


Karena pada hari itu, Jurusan Teknik Konversi Energi mengadakan kuliah umum yang diadakan oleh Jurusan Teknik Konversi Energi sebagai pengganti kuliah lapangan. Mungkin pada saat mendengar itu, banyak mahasiswa Jurusan Teknik Konversi Energi yang merasa kecewa. Namun, saat materi dimulai, kekecewaan itu hilang.

Adalah Bapak Eddy Permadi Nurgana yang membuat kekecewaan para mahasiswa Jurusan Teknik Energi itu lenyap. Pembawaannya yang santai dan lucu tidak membuat hilang esensi dari materi yang diberikannya. Siapakah Bapak Eddy Permadi Nurgana ini?

Beliau adalah seorang pemilik dari perusahaan yang bernama Cihanjuang Inti Teknik. Atau biasa disebut CIT. Perusahaan beliau ini bergerak dalam bidang mikrohidro dan produknya sudah tersebar luas. Baik di dalam maupun luar negeri. Mikrohidro yang beliau buat banyak dipakai di pedesaan yang belum diterangi oleh listrik. Sahabat sudah tahu kan mikrohidro? Masa mahasiswa dan mahasiswi Energi tidak tahu mikrohidro? Hehe.

Perusahaan ini terletak di daerah Cihanjuang, Cimahi. Dari Polban tidak terlalu jauh untuk menuju kesana. Sekitar 10-20 menit juga sampai. Nah, jadi kalian harus sering jalan-jalan kesana ya. Jangan main ke mall terus. Mainlah ke perusahaan Cihanjuang Inti Teknik karena CIT memiliki daerah percontohan yang dapat dikunjungi oleh masyarakat umum. Percontohan ini merupakan sebuah workshop sekaligus sebagai wahana hiburan yang menyenangkan.

Kuliah umum bersama Bapak Eddy seperti melihat Stand Up Comedy. Bukan maksud menyinggung ya. Tapi memang pembawaan dari beliau itu sungguh lucu sekali. Saya pun yang duduk dibangku paling depan seringkali tertawa terbahak-bahak karena saking lucunya. Haha.

Oh ya, beliau juga membawa bungkusan yang berisi bandrek yang ternyata buatan beliau. Jadi selain usaha di bidang mikrohidro, beliau pun menjajal usaha bandrek instan. Wah, benar-benar wirausaha sejati. Mau tahu orangnya kaya gimana? Nih, saya kasih fotonya.


Sering-sering aja ya kuliah tamunya. Rame soalnya. Pokoknya yang ga ikut acara kuliah tamu kemaren pasti nyesel deh. Hehe.

Bagi yang mau mengunduh materi presentasi dari Cihanjuang Inti Teknik, silahkan klik disini.


Catatan : Jika tulisannya jelek, ngaco, geje, ataupun menyinggung mohon maaf. Penulis masih belajar :)

Penulis: Bayu Susanto